DKM AN-NAHL FKH IPB
Inspiration Vet Muslim

Hikmah Ber-Wudhu : Menjadi Pribadi yang sempurna?!

December 29th 2011 in Syiar, Tausiah

Apa kabar veteriner ?? bagaimana persiapan Ujiannya?? Sip deh Insyallah diberi kemudahan…amien…

Insyallah kali ini Dkm An-Nahl akan membedah sedikit Hikmah ber-Wudhu loh…Referensi yang diambil dari buku

“Al-Qur’an Hidup 24 Jam” karya Dodi Syihab

Jadi Untuk Apa kita berwudhu?

Landasan Berfikir :

“ Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basulah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalan sakit atau kembali dari tempat buang air besar (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur “ (Al-Ma’idah[5]:6)

Jadi sebelum mengerjakan shalat maka yang pertama kita lakukan adalah Berwudhu, karena berwudhu merupakan salahsatu untuk membersihkan diri dari najis/hadast adalah dengan berwudhu sehingga apabila kita kurang sempurna pada wudhu yang kita lakukan maka akan berdampak pada amalan shalatnya. Sebenernya pada ayat diatas adalah menerangkan kepada kita bahwa wudhu yang diperintahkan oleh Allah adalah mulai dari membasuh wajah kita, kemudian tangan, kepala dan terakhir adalah kaki.

Jadi Hikmahnya gitu doank??

Opss, gak donk Sahabat Veteriner kita akan bedah satu-satu hikmahnya, Yuk Cekidot!

1. Wajah

“ Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang hak dari Tuhanmu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan “ (Al-Baqarah[2]:149)

Membasuh wajah bukan berarti sekadar membersihkan wajah dari debu dan kotoran yang menempel, namun wajah adalah cermin kepribadian dari diri kita, kepribadian yang kita miliki sangat berkait dengan apa yang didengar  oleh telinga , apa yang dilihat oleh mata , dan apa yang kita bercirakan.Semua indra tersebut berada di wajah kita, maka perlu kita bersihkan, karena kita sering berbicara menyakiti orang lain, mendengarkan fitnah dan gunjingan orang lain dan melihat apa yang tidak seharusnya kita lihat bahakn menghina orang lain lewat mata ini. Sehingga Paradigma membasuh wajah diharapkan menjadi Good Personality yakni dengan membersihkan diri kita dari perbuatan tercela menjadi kepribadian yang Rahman dan Rahim

2. Tangan

“ Tangan Allah di atas tangan mereka” (Al-Fath[48]:10)

Perlunya membersihkan tangan dari jari hingga siku dikarenakan tangan inilah yang banyak sekali mengambil dari alam dan orang lain, tangan ini yang telah merusak alam semesta , menjarah hak milik orang lain dll.Fitrah tangan seharusnya memberi untuk kebaikan lingkungan namun jarang kita lakukan bahkan cenderung melakukan yang negative. Maka tangan perlu dibersihkan agar tetap memberi yang terbaik dan berkarya di jalan Allah. Paradigma tersebut yang kemudian didedikasikan menjadi “ Tangan di atas , tangan yang selalu memberi bukan mengambil dan siap berkarya di jalan Allah “. Give The Best Take The Risk.

3. Kepala

Kepala dalam diri kita adalah bagian tubuh yang tertinggi. Otaklah tempat berbagai macam informasi, orientasi , motivasi dan berbagai harapan manusia. Dengan membasuh kepala kita bermaksud membersihkan pikiran kita dari dari berbagai informasi dan pengetahuan yang tidak berguna dan menyesatkan. Paradigma membasuh kepala adalah “Positive Thinking”, berfikir postif bahwa Allah bersama kita dalam berbagai aktivitas. Ujian dan cobaan yang datang sebenernya adalah bentuk kecintaan Allah kepada abdi-Nya yang tabah dan ikhlas menjalani kehidupan.

4. Kaki

“ Pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan “ (An-Nur[24]:24)

Kaki adalah bagian tubuh yang membuat kita dapat berdiri kokoh dan tegak. Kekokohan dan ketegakan diri kita dalam bertujuan kepada Allah. Ini adalah ciri manusia manusia yang berjalan Shiratal Mustaqim,maka perlu kita basuh kaki ini, Karena kaki ini sering membawa kita berjalan-jalan di muka bumi tanpa tujuan yang jelas. Paradigma membasuh kaki adalah lambang commitment kita kepada tujuan kita yaitu Allah, “ Commitment To The Goal ”

Secara umum maka Wudhu :

Tidak hanya itu dari Abu Hurairah , pernah mendengar

 Rasulullah SAW bersabda : Sungguhnya umatku dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan bersinar muka, tangan dan kakinya karena “wudhu”. Maka barangsiapa diatara kamu mampu memperpanjang sinarnya, hendaklah dia (sering) melakukannya (HR. Bukhari – Muslim).

Subhanallah yah tidak hanya dengan memahami paradigma ber-Wudhu kita akan sempurna dalam ibadah dan pribadi kita, Insyallah juga kita akan dipanggil dalam keadaan bersinar di hari akhir juga. Oleh karena itu…

Yuk jaga Wudhu kita ?!

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

 

Syiar DKM AN-NAHL

Cp: Viqi 08568283491

 

Share

Comments are closed.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Semangat kah hari ini sahabat veteriner??, pasti donk kan mau Ujian Akhir Semester….\^_^/ , Kali ini sahabat veteriner, kami akan membedah terkait Sholat Subuh dan Mengapa kita harus tepat waktu….

DKM An-Anahl mengambil referensi dari “Buku Sulitkah Shalat Subuh tepat Waktu?” karya Samir Al-Qarny bin Muhammad Riziq

Mengapa kita mengutamakan Shalat dari pada kegiatan lain?

Landasan berfikirnya adalah […]

Share
Previous Entry

Peran Veterinarian Muslim sebagai Garda Terdepan Menjaga Umat

Oleh : Muh. Viqih ( Ketua DKM AN-NAHL FKH IPB Periode 2011-2012)

Kehidupan adalah sebuah nikmat yang tidak hentinya kita bisa rasakan dalam dunia ini. Begitu juga nikmat ilmu dan fikiran yang merupakan tombak ujung kaum intelektual.

Melirik firman Allah :

“Dan jika kamu menghitung nikmat-nikmat Allah, niscaya kamu tidak […]

Share
Next Entry

Archives