DKM AN-NAHL FKH IPB
Inspiration Vet Muslim

Tranformasi Penyembahan Berhala

March 10th 2014 in Syiar

 Zaman jahiliyah adalah zaman ketika Rasulullah belum datang menyampaikan islam. Masyarakat pada zaman itu disebut dengan masyarakat jahiliyah yang yang berperilaku jauh menyimpang dari ajaran-ajaran agama samawi sebelumnya.  Salah satu perilaku  yang sangat jauh menyimpang dari ajaran agama adalah penyembahan atas berhala.  Kesyirikan yang di lakukan menunjukan kejahilan telah menjadi warisan turun-temurun. Berhala-berhala yang dijadikan Tuhan adalah produk produk dari tangan masyarakat jahiliyah sendiri. Berhala-berhala ini selanjutnya akan disembah dan digantungkanlah nasib masyarakat jahiliyah  kepadanya. Hewan ternak di korbankan untuk menyenangkan berhala-berhala tersebut.  Kesenangan berhala berarti kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat jahiliyah.

Islampun datang membawa kebenaran dan rahmat lalu dimualailah era penentangan terhadap penyembahan berhala. Akibanya munculah upaya-upaya untuk membela berhala-berhala tersebut. Bentuk konkritnya adalah berupa penentangan terhadap kebenaran yang disampaikan oleh NabiMuhammada SAW yang menegakan kalimat La ila ha ill allohu. Penentangan disini bersifat multidimensi-lintas suku dan terorganisir dengan baik. Siapa yang menyembah Tuhannya Muhammad berarti keluar dari agama nenek moyang. Berbagai bentuk penentangan dilakukan bahkan sampai ke arah penghinaan, penyiksaan, dan pembunuhan. Agama nenek moyang bagi masyarakat jahiliyah adalah agama yang benar. Apa yang dibawa oleh Muhammad adalah bentuk penentangan terhadap agama nenek moyang. Namun jika dilihat lebih dalam bukanlah itu yang menjadi persoalan  utama dalam upaya menentang dakwah Rasulullah. Persoalan ekonomi-politik , status dan jabatan menjadi lebih penting dibanding persoalan agama, berhala dan nenek moyang. Dalam islam tidak ada perbedaan derajat manusia. Derajat manusia ditentukan oleh tingkat taqwa.Jika mereka menerima islam apa yang mereka milki akan hilang. Mereka akan menjadi orang biasa. Status sosilanya sama rata dengan seorang budak.

Kejahilayahan tidak akan berhenti. Sampai detik ini perilaku-perilaku jahiliyah terus berkembang dan berubah menjadi bentuk yang lebih soft, menipu dan terkamuflase. Ketika dulu kejahiliyan dianggap sebagai bentuk kekakuan masyrakat terhadap nilai yang mereka yakini namun sekarang semuanya berubah. Pada Sekarang adalah era modern dimana masyarakat disuguhkan dengan nilai-nilai yang lebih dinamis dan terus berubah dengan cepat. Kebebasan memilih dan demokrasi ditegakan agar nilai-nilai yang ada tidak dipilih  karena unsur paksaan. Disinilah letak kejahilan masyrakat modern. Nilai yang  baru adalah nilai-nilai yang lahir dari aspek materialisme dan konsumsimisme. Itulah  yang  mereka serap  dan mereka yakini seolah-olah itu adalah nilai-nilai kebenaran tanpa adanya pertimbangan dan pemikiran yang rasional. Jika memang seperti ini apa bedanya dengan masyarakat jahiliyah tempo dulu. Jika dulu masyarakat jahiliyah mempertahankan tradisi walaupun tradisi tersebut tidak rasional. Mereka buat berhala dan setelahnya mereka sembah. Mereka elu-elukan dan mereka berkurban untuk berhala-berhala tersebut. Tidak ada artinya memberi kepada sesuatu yang tidak mungkin menerima. Zaman kejahilyan terjadi lagi dengan melihat persamaan dari perilaku masyarakat yang tidak mau berpikir secara rasional.

Masyarakat modern telah menentukan sendiri Tuhan yang akan disembah. Tuhan masyarakt modern adalah  materialisme. Jika dibandingkan masyarakat jahiliyah  dengan masyrakat modern hakekatnya tidak ada perbedaan antara keduanya. Masyarakat jahiliyah bertuhankan kepada berhala sedangkan masyrakat modern bertuhankan kepada berhala-berhala yang bentuknay tidak seperti patung lagi tapi lebih kearah benda. Benda yang dimaksud adalah uang. Uang adalah segalanya. Tidak ada yang tidak bisa jika ada uang. Uang adalah berhala modern. Semua orang menyembah dan  mentuhankan uang. Uang adalah sesuatu yang sangat berharga dimana semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya. Berkorban banyak hal, mulai dari waktu, tenaga dan pikiran bahkan ada yang menggadaikan iman demi uang. Tida ada bedanya dengan masyrakat Arab yang berkorban untuk mendapaatkan balasan terbaik dari Tuhan yang mereka sembah.

Uang adalah salah satu berhala saja. Seperti masyarakat jahiliyah masyrakat modern juga memilki berhala yang lain yaitu enterteiment dan orang yang bergelut dibidang itu disebut enterteiner. Enterteiment adalah bentuuk abstraknya. Bentuk konkretnya adalah enterteiner. Mereka adalah para artis, aktor, pemain musik  atau seniman. Kesemuanya adalah  sama. Mereka ada karena masyrakat modern butuh yang namanya enterteiment. Maka diciptakanlah enterteiner untuk memenuhi kebutuahn mereka. Semakin lama mereka dipuja-pujan dan disembah-sembah. Apa bedanya dengan masyrakat jahiliyah yang juga butuh Tuhan lalu mereka membuat sendiri Tuhannya dan mereka memuja-mujanya dengan penuh pengharapan.

Zaman berubah namun perilaku manusia tidak berubah. Enstein mengatakan segala sesautu akan mengarah kepada ketidakteraturan. Ternyata benar karena sepeninggal rasulullah praktek jahiliyah mulai lagi berkembang. Puncaknya adalah masa zaman modern saat sekarang ini. Jika dulu jahiliyah sesuai dengan kondisi zamanya dan sekarang juga sama tapi dala bentuk yang modern dan tanpa disadari banyak dari kalangan umat islam yang tanpa sadar telah menyembah berhala-berhala era modern.

By: M. Zulfitra Rahmat/ B04110077 Staf Syiar

Share

Comments are closed.

Ada sebanyak 3.700 mahasiswa baru tiap tahunnya di IPB.  Mahasiswa-mahasiswa baru ini datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.  IPB sendiri menyebut mahasiswa-mahasiswa baru ini sebagai putra-puri terbaik bangsa.  Dari 10 orang yang mendaftar hanya satu yang diterima. Satu yang diterima itu adalah salah satu putra-putri terbaik bangsa.
Untuk biaya masuk sendiri IPB tidak memberatkan calon-calon […]

Share
Previous Entry

Ada istilah tanggal tua dan tanggal muda yang berlaku di masyarakat termasuk mahasiswa. Tanggal tua adalah tanggal-tangal di akhir bulan sementara tanggal muda adalah adalah tanggal-tanggal di awal bulan. Bagi mahasiswa tanggal tua adalah tanggal yang penuh denga ujian. Semua harus benar-benar di manage sedemikain rupa agar keuangan tidak defisit. Uang sebesar Rp 20.000,000 adalah […]

Share
Next Entry

Archives